Oh, terlalu dini akan beranjak
Tanah masih retak saat berpijak
Tangisan duka menyayat luka
Terbuka mengantarkan jiwa
Lautan bergelombang
Hanyutkan pikiran bimbang
Teriakan semangat dikobarkan
Tak lelah menghantam karang dihadapan
Banyak cara mengisi hari
Mencari bahagia akhir yang
dinanti
Tak mau mengingkari nurani
Inginkan terkadang menjadi bayi
Tak akan pernah dibiarkan air
mata mengaliri pipi
Hai Tuhan lelahkah berikan
jawaban
Setiap harapan yang dipanjatkan
Bertanya karena lelah mungkin
juga bosan
Satu persatu akan pulang jua
keperaduan
Oh, adakah waktu mencemooh
Pertanyaan tanpa jawaban yang
selalu banggakan dengan angkuh
Bilakah perjalanan tersampaikan
Pada tujuan yang tersamarkan