Setetes cinta kau berikan padaku
Dapatkah ku ambil di kepenatanku
Dirimu mimpiku
Akankah tetesan cinta itu untukku
Aku tidak mempunyai mawar untuk membalas tetesan yang telah hilangkan dahagaku
Aku tak pantas untukmu
Ku harap cintaku untukmu
Tetaplah begitu
Dirimu tetaplah jadi mimpi indah untukku
Ku sangat mencintaimu
Memelukmu adalah hasratku
Yang telah menggebu dalam dada ku
Tapi dirimu miliknya
Tetap aku hanya pemujamu yang tak pernah kau tahu
Aku mencintaimu
Mungkinkah dirimu untukku
Cintamu padaku ternyata palsu
Kau tikam diriku
Ketika ku berharap ku ingin memilikimu selamanya
Selamanya
Aku tak pandai berkata
Yang ingin ku ucap hanyalah
Aku mencintaimu selamanya
Walau pun aku atau dirimu telah tiada
Ku pendam dalam perasaanku padamu
Karena ku takut rasa ku padamu
Tak sebesar rasamu padaku
Aku rindu padamu kekasihku
Seperti rinduku pada Tuhanku
Sang malaikat cinta tersenyum padaku
Dan langit pun ikut mempesona
Saat kau terima cintaku padamu
Inilah hatiku
Tak akan hilang
Walau aku telah tiada
Diakan slalu mencintaimu slamanya
Sepi hatiku
Saat mataku tertutup untuk cinta
Cinta itu adalah sebuah kertas putih
Tinggal bagaimana seseorang itu menyanjung cinta
Karena ia bisa bernoda, robek, bahkan terbakar
Tak ada yang menggantikan bahagia dunia
Jika kedua insan jatuh cinta
Cinta itu dapat muncul dengan sendirinya
Seperti halnya manusia memikirkan penciptanya
Allah azza a jallla
Telah memberikan pasangan bagi setiap hambanya
Cinta tak mungkin dapat membuat dosa
Namun pemeran nya bisa
Lihatlah diriku disini kekasih
Sebelum aku pergi untuk selamanya
Menangisi hari kemarin
Adalah hal terbodoh yang pernah dilakukan
Ada kematian di setiap kelahiran
Hidup adalah sebuah permainan
Yang penuh dengan peran
Cinta itu suci
Karena itu dia mahal harganya
Betapa agungnya seorang wanita
Ia dapat melahirkan manusia sempurna sepanjang masa
Dalam jiwa sepi
Tak dapat berpikir jernih
Karena ia tak dapat lagi berkata
Sebuah hidup
Adalah penuh dengan perjuangan
Tersenyumlah setiap ada masalah
Karena masalah tak pernah menangisi dirimu
Hujan kali ini
Teringat kisah kemarin
Tentang jiwa yang sepi
Dan tentang jiwa yang hampir mati
Ajarkan aku cara memburu cinta
Agar aku dapat mengejar cinta
Hidup ibarat sebuah cerita
Yang mempunyai awal dan akhir
Apa yang di kejar, belum tentu di dapatkan
Apa yang ada dalam dunia
Tak akan habis di dalam nafsu
Nafsu dunia
Adalah sumber penderitaan dunia
Katakan lah apa yang ada dalam pikirmu
Sebelum semua hilang
Semua akan kembali pada Nya
Yang telah menciptakan manusia
Kehidupan itu pahit
Sepahit nya empedu
Tak ada yang bisa menolak kuasa takdir
Karena ia akan berputar dan tak akan berakhir
Hapuslah air mata
Karena tak ada yang perlu di tangisi dalam hidup
Hanyalah sebuah ketentuan
Musuh yang paling besar adalah waktu yang telewati dengan sia sia
Maafkan untuk segala yang ada
Agar diri tak pernah terbebani
Hidup kami hanya milikmu ya Allah
Kami takkan lari apalagi bersembunyi
Haruskah cinta tebuang tanpa cinta?
Kehidupan adalah sebuah ketetapan
Waktu telah memberikan banyak kenangan
Hari yang lalu takkan bisa terulang lagi
Hari esok tak pernah bisa di harapkan lagi
Hari ini adalah saat kita mulai berbenah
Raga yang sepi
Tertunduk menatap langit
Kapankah waktu izrail memanggill
Biarkan cinta mencari pasangannya
Pergi entah kemana
Walau
Kita tak tahu
Maafkan segalanya
Yang telah terlewat dan akan datang
0 komentar:
Posting Komentar