Tawanya masih terasa
Di saat antara aku dan kau
Sangat mudah
Hanya setiap bergantinya waktu
Senyuman palsu yang selalu terima
Harusnya kah ku kembali padamu
Baru saja keremangan senja
Tiba malam engkau telah lupa
Ku minum jua
Alkohol yang engkau tuangkan
Biarkanlah ku bertanya entahlah
Mungkin masih mengenal diri
Diatas tumpukan lelaki
Ku puja juga
Kegilaan ku tidaklah salah
Masihkah ada sebuah asa
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar