Terasa panjang keluhmu saat
tambatkan rebah dibahuku
Sudah berapa lama engkau pendam
rasa itu
Suara neraka membisu dalam
sanubari
Terlalu cepat telah laju matahari
Buratan senyummu tergores lara
Isak mu engkau pelukkan ku
Hai, sungguh sangat manis engkau
seperti dahulu
Tenanglah sungguh tak apa apa
Kita adalah sama
Kelamin yang berbeda
Menciptakan dosa yang terindah
Terlalu lamban laju rembulan
Merangkak di kedinginan malam
Telah kita hangatkan dalam
peraduan
Senyumanmu dalam kenangan
Kita adalah sama
Kelamin yang berbeda
Menciptakan pahala yang terindah