Jaya nusantara
Raharja alam manusianya
Gunungan budaya
Karya seni berlimpah
Tuhan maha cipta
Titipkanlah bijaksana
Jauhkanlah marabahaya
Amin harapannya
Membawa cinta di bara api meregut
sisa
Matahari membiaskan bayang atas
telaga
Bulan murung bermuram
Payung hitam
Mata hitam
Harapan hitam
Masa lalu hitam
Lukisan Tuhan terpojok pada dinding
abu-abu
Menanti cemas kematian kelabu
Wajah membumi berharap kasih
Dosa kah terampuni
Duduk di pojok
Derai gerimis ada disana
Tetesannya membukakan luka
Kenangan terserak
Kasih, lukisan Tuhan terpojok
pada dinding abu-abu
Tebal dan berdebu
Wajah rindu hantarkan pilu
Diantara kapal dengan dermaga
yang berlabuh
Aku bersujud padanya
Sudah tak ku kira kali berapa
Kemudian ingatanku tertuju padamu
Mencoba mengikhlaskanmu
Ku kecewa pada diriku sendiri
Mencintaimu terlalu penuh arti
Kasih,
Masih sepikah hatimu untuk diri
ini
Membawa cinta berada di kawah candradimuka
Menantikannya tetap dan mengapa
Pujangga diam
Hatiku hitam
Mataku hitam
Telingaku hitam
Lenganku hitam
Harapanku hitam
Kasih . . . . . . . putih
Tuhan maha cipta
Titipkanlah bijaksana
Jauhkanlah marabahaya
Amin harapannya
0 komentar:
Posting Komentar