Aku adalah Indonesia

|

Saat tanah Papua dikeruki isi perutnya
Kemiskinan diri melanda
Kekayaan ini kami relakan dengan darah
Aku adalah Indonesia

Para dewan rakyat tidur dan marah-marah
Anggaran belanja dicoba untuk dikurangi
Alasan subsidi tak layak huni
Pemerintah adalah pemberi perintah
Aku adalah Indonesia

Jalanan tumpah ribuan mahasiswa
Buruh-buruh berdesakan dibelakangnya
Di pandangan mata selalu sama
Pemerintah dipastikan salah
Aku adalah Indonesia

Saat tanah Jakarta menjadi kaya
Setiap jengkal menjadi gudang-gudang
Pengerukan rapi tersimpan
Aku adalah Indonesia

Mata iri dengki selalu menjatuhkan
Diam menusuki dalam keheningan
Sering juga bercerita tiada henti
Wacana-wacana bertubi-tubi
Aku adalah Indonesia

Darah miskin adalah minuman biasa
Berikan pemanis agar tak terlalu tampak berwarna merah
Aku adalah Indonesia

Agama-agama diisi menjadikan pencaharian
Agama-agama dijadikan topeng dan bahan pertikaian
Aku adalah Indonesia

Aku adalah Indonesia
Ada cinta harapannya
Ada ibu pertiwi meneteskan airmatanya
Ada kebohongan dan kemunafikan
Dijadikan kebenaran dalam bayangan

Aku adalah Indonesia
Indonesia siapakah aku

1 komentar:

Rahman Yaasin Hadi mengatakan...

indonesia dalam kegalauan... yah... aku muak dengan keadan2 busuk yang diciptakan oleh para penjajah berkostum menawan itu !

Posting Komentar