Dengan belasan air mata engkau jatuhkan
Dengan biasan kerinduan telah tersirnakan
Bukan dahulu ku telah katakan padamu ?
Mengapa kini engkau pertanyakan kembali padaku ?
Dengan makian dahulu sekarang engkau pujikan
Sudah berlalu bukankah telah menjadi kaku
Lalu apa yang harus ku katakan
Haruskah ku ingat dan puja seperti dulu
________________________________
Ada sayap yang terluka terlalu lama
Ada luka yang berdarah dan ternganga
Ada serpihan kaca yang menusuki hingga lara
Bukankah menjadi sia-sia
Dengan obat yang saat ini engkau bawa
Berapa kali purnama ku lewati
Selalu sama dan menanti
-, Manusia ada hati, -
0 komentar:
Posting Komentar