Aku adalah tanah yang engkau perkosa
Cacing kesuburanku engkau taburkan dalam isi perutmu
Aku telah lahirkan berjuta peradaban
Berjuta pujian dan makian bagai deras hujan
Ku berikan tanda-tanda
Bencana diamkan angin segala arah
Terimakasih cintaku pada sang surya
Berikan peilta terangkan sejarah
Sejarah yang membentuk manusia
Tercetak begitu rupa padaku berjalan
Senyuman tasbih ku dengar dan kami lakukan
Masih satu jiwa kita yang murka diantara
Aku adalah bagianmu
Engkau adalah bagianku
Sadarlah dengan kesederhanaan
Lakukanlah dengan kedamaian
Aku merenung
Kami merenung
Ada jingga tersisa di wajah yang menua
Seperti sisa-sisa pertikaian bangkai-bangkai dengan susunan yang satu
Dengarkanlah sebuah sabda
Ketika kau mencintaiku aku lebih menyayangimu
Ketika kau membenciku aku lebih mengutukmu
Kita jalan bersama dalam talian Tuhan pencipta
Tanah ini kita bersama jaga keseimbangannya
0 komentar:
Posting Komentar