23 Januari 2012, - , - , -

|

Ini adalah sebuah pijakan
Kala itu mentari terbit masih terlihat jelas
Pada senja dapatkah terlewati

Terdiam bukan tak berikan ucapan
Memberikan ucapan juga tak selamanya terdengar
Ada yang mempunyai makna dan ada yang absurd
Terlewat sudah, malam-malam, hari – hari, bulan- bulan, tahun – tahun
Semua adalah ukuran
Ukuran untuk berikan batasan
Lalu kemudian di beda-bedakan
Kenapa pula ditanyakan mengapa

Kenapa harus lari jika telah terjadi
Kenapa harus diam jika tak tahu apa yang ditunggu

Hari ini adalah hari yang ku tunggu
Pasti demikian juga padamu
Kebahagian pada kekasih adalah lebih pada diri sendiri

Haruskah pertanyaan membutuhkan jawaban
Jika keduanya telah memahami

Semuanya telah ada saatnya
Hingga sampai saat ini juga
Di hari yang sama-sama kita mengerti
Tak harus ada air mata dan tawa bahagia

Biarkan senyuman dengan penuh makna

1 komentar:

Rahman Yaasin Hadi mengatakan...

kamu punya kehidupanmu sendiri.
hidup tidak sesempit jogja dan kulonprogo.

Posting Komentar