Ia bidadari malam yang mengenakan
gaun
Anggun langkahnya padahal hari
sedang hujan
Asap mengepul dari bibir manis
dengan tiupan
Sesekali melihat jemari tangan
Hari masih malam dan hujan
Ia bidadari malam mengenakan
pakaian
Gaun seluruhnya berwarna hitam
Terselip mawar putih di sela
belahan dadanya
Hitam pekat celak diantara kedua
lemtik matanya
Ia bidadari malam menari
membirahi
Hujan jatuh hadirkan kenangan
Anak-anak yang telah mati
Berurai berguguran
Ia bidadari malam jatuh
kepangkuan malam
Dingin yang membutuhkan
kehangatan
Gelap yang membutuhkan penerangan
Nadinya berdetak selalu sebelum
shubuh membangunkan
Ia bidadari malam melintasi malam
Mata menelanjangi penuh nafsu
Gaun hitam model yang dikenakan
Terlalu cantik membius para
pemburu
Ia bidadari malam
Separuh malam telah terlewatkan
Penuh bimbang ia ucapkan
Aku darah perawan
0 komentar:
Posting Komentar